Tim Riset Pekan Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin telah meneliti pemanfaatan Pemodelan Lalat Buah (Drosophila melanogaster) dalam Uji Efektivitas Anti-Obesitas Sambiloto (Andrographis paniculata).

Tim PKM RE terdiri dari Andi Amal Tola sebagai ketua. Anggotanya yaitu Anggi Mutya Dewi, Riry Syahrinah Syahruddin, dan Muh. Raynaldi Tamsyir. Tim peneliti ini dibimbing oleh Prof. apt. Firzan Nainu, S.Si., M.Biomer., Sc., Ph.D. Tim ini mendapatkan hibah penelitian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).Penelitian ini melakukan pengujian dgn menggunakan lalat buah (Drosophila melanogaster). Lalat buah dipilih sebagai model riset ini karena memiliki beberapa keunggulan yang sangat berguna dalam studi in vivo terkait obesitas dan sindrom metabolik.
Keunggulan Drosophila melanogaster meliputi:
(1) relatif murah untuk dipelihara dan memiliki siklus hidup yang cepat,
(2) memungkinkan kita untuk dengan cepat mengamati efek jangka pendek dari berbagai zat atau bahan terhadap berat badan dan profil metabolik,
(3) secara genetika Drosophila melanogaster memiliki kesamaan 75% dengan gen manusia sehingga sangat cocok untuk memahami mekanisme misalnya untuk mengetahui efek antiobesitas.
Sambiloto atau Andrographis paniculata telah diteliti secara luas untuk sifat-sifat farmakologisnya yang berpotensi melawan obesitas dan sindrom metabolik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak sambiloto memiliki aktivitas anti-inflamasi, antioksidan, dan kemampuan untuk meningkatkan profil lipid darah.Komponen aktifnya, seperti Andrografolid, diyakini memiliki efek yang menguntungkan pada metabolisme lipid dan glukosa, yang relevan dalam konteks penanganan obesitas dan resistensi insulin.
Cara pengujian dalam penelitian ini meliputi:
Larva Drosophila melanogaster diberi makan dengan pakan yang mengandung ekstrak sambiloto pada berbagai konsentrasi. Selanjutnya, mengukur parameter seperti berat dan panjang badan, kadar kolesterol dan glukosa, serta jumlah perubahan larva menjadi lalat dewasa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak sambiloto secara signifikan mengurangi akumulasi lemak pada larva Drosophila melanogaster yang diberi diet tinggi lemak. Hasil lainnya, ditemukan perbaikan dalam profil metabolik lalat buah, termasuk penurunan kadar glukosa darah dan lipid serum yang lebih baik. Hasil ini memberikan bukti awal yang menjanjikan tentang potensi sambiloto sebagai agen anti-obesitas dan pengelola sindrom metabolik.
Menariknya, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman mekanisme aksi potensial sambiloto terhadap obesitas dan sindrom metabolik, serta mendukung penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi hasil ini pada model in vivo lainnya dan pada manusia. Riset yang dibawahi langsung oleh Prof. apt. Firzan Nainu, S.Si., M.Biomed.Sc., Ph.D., dengan tujuan utama mengetahui potensi ekstrak etanol sambiloto dalam mengatasi berat badan atau obesitas dan sindrom metabolik pada lalat buah secara molekuler.
“Kami percaya penelitian ini dapat memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut dalam bidang pengobatan obesitas dan sindrom metabolik” ujar Prof. Firzan.
Penelitian ini dapat terlaksana berkat hibah penelitian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia serta Universitas Hasanuddin.”Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan bantuannya selama ini. Kami berharap temuan kami dapat memberikan dampak yang signifikan dalam upaya global untuk mengatasi masalah kesehatan yang penting ini” lanjut Prof. Firzan.
Pemanfaatan Drosophila melanogaster, dapat dengan cepat mengevaluasi berbagai bahan alami atau tanaman untuk potensi pengobatan obesitas. Metode ini akan membuka jalan untuk pengembangan terapi yang lebih efektif dan aman di masa depan.
Penulis : Satria Astazaury Awal
Editor : Aminullah










